Rabu, 12 September 2012

Perbandingan Matematis di Dunia dan di Akhirat

1. Perbandingan Waktu 
"Dan sesungguhnya satu hari (menurut perhitungan) Tuhanmu adalah seperti 1000 tahun menurut perkiraanmu." [Al-Hajj ayat 47]

"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu." [As-Sajdah ayat 5]

Berdasarkan 2 ayat diatas, kita bisa perkirakan perbandingan hari antara dunia dan akhirat dengan hitungan matematika dasar.
1 hari di akhirat = 1.000 tahun di dunia
1 tahun di dunia = 365 hari
1 hari di akhirat = 365 x 1000 = 365.000

Berarti satu hari di akhirat adalah 365 ribu hari di dunia.

Coba kita misalkan, jika 1 hari akhirat juga ada 24 jam, seperti di dunia.
1 hari di akhirat = 1.000 tahun di dunia
1 hari = 24 jam
1 jam di akhirat = 1000/24 = 41,7

maka setiap jam di akhirat adalah sama dengan 41,7 tahun di dunia.

Usia umat nabi Muhammad adalah kurang lebih 60 tahun.
maka jika dibandingkan dengan kehidupan akhirat.
1 jam di akhirat = 41,7 tahun
60 tahun/41,7 tahun = 1,4 jam

maka kita hanya hidup di dunia selama 1,4 jam berdasarkan hitungan akhirat

Firman Allah dalam surah Al Mu’minuun, ayat 112 – 114:
“Allah bertanya: Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi ?”.
“Mereka menjawab: Kami tinggal di bumi sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung”.
“Allah berfirman: Kamu tidak tinggal di bumi melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui”. 

Firman Allah dalam surah Al An’aam, ayat 32:
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini selain main-main dan senda-gurau belaka, dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidaklah kamu memahaminya!”  

Firman Allah dalam surah Al Ankabuut, ayat 64:
“Maka tidaklah kehidupan dunia ini melainkan senda-gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui”. 

Menurut penyelidikan ahli Ilmu Pengetahuan Alam, sejak bumi ini ter­pecah sebagai sumbingan dari matahari sampai sekarang, umur bumi sudah bermilyar-milyar tahun. Satu milyar adalah 1,000 juta. Dan manusia sendiri menurut penyelidikan terakhir, yang dibuktikan oleh fosil-fosil yang telah di­dapat, terutama di Mojokerto dan di Peking, barulah 500,000 tahun. (Kecuali kalau didapat pula kelak fosil yang lebih tua dari itu).

Menurut ajaran Islam, atau ketiga agama yang serumpun, (Yahudi, Nasrani, Islam), nenek-moyang manusia adalah Nabi Adam dan Hawa. Lantaran itu maka dia ter­masuk bidang kepercayaan (Iman). Adapun penyelidikan Antropologi adalah "Ilmu" .

Begitulah penyelidikan tentang hidup manusia seluruhnya di muka bumi ini. Sekarang berapa lama pulakah hidupnya seorang insan?
Manusia yang sehat rata-rata mencapai umur 70 tahun, setelah itu pasti mati. Dan kalau sudah lebih lanjut pula, melebihi umur 70, arti hidup pun tidak ada lagi, karena akal mulai kacau tak ada gunanya. Malahan memberati kepada anak-cucu .

Kelak apabila kita telah mati, berapa lamakah pula baru bumi ini akan dihancurkan? Dan gunung-gunung dijadikan debu? Dan bintang-bintang ter­lepas dari garis daya tariknya? Berapa ratus tahun lagikah? Berapa ribu? Berapa juta tahun? Wallahu A'lam.

Lalu perbandingkanlah zaman lampau yang telah berjuta tahun sebelum kita lahir itu, dengan zaman depan yang entah berjuta tahun lagi, sepeninggal kita mati. Jika diperhitungkan demikian hitunglah di mana kita, berapa hidup yang kita pakai. Apa arti 70 tahun, umur sederhana manusia, dengan jutaan sebelumnya dan jutaan sesudahnya? Bila hal ini kita renungkan, fahamlah kita sabda Tuhan itu.

"Tidaklah lama kami hidup di dunia , hanya sedikit sekali."
Hanya sekilat zaman di antara dahulu yang beribu tahun dengan kemudian yang beribu tahun.
Dan-hidup yang amat panjang ialah hidup akhirat ini. Hidup terus. Hidup bahagia atau sengsara.


2. Perbandingan Ukuran
Lalu seberapa besarkah akhirat jika dibandingkan dengan bumi?
Kita misalkan bahwa akhirat itu sebuah planet seperti layaknya bumi.
diameter bumi adalah 12.700 km
bumi berputar dalam satu hari adalah 24 jam
1 hari di bumi = 1000 tahun di akhirat
1 tahun = 8760 jam
1000 tahun = 8.760.000 jam

maka menggunakan rumus perbandingan sederhana didapatkan
12.700/24 = x/8.760.000
x = 4.635.500.000

dari perhitungan diatas didapatkan bahwa kurang lebih diameter "planet" akhirat adalah 4,6 milyar km. itu baru diketahui diameternya saja, untuk menentukan luas nya, maka kita akan menggunakan rumus menghitung luas lingkaran sederhana.

Rumus Luas lingkaran = phi x r x r
diameter akhirat = 4.635.500.000 km
jari-jari (r) akhirat = 2.317.750.000 km
jari-jari di kuadratkan = 2.317.750.000 x 2.317.750.000
= 5.371.965.062.500.000.000

Luas akhirat = 22/7 x 5.371.965.062.500.000.000
= 16.867.970.296.250.000.000 km persegi

Luas bumi = 510.072.000 km persegi

jika luas keduanya dibandingkan, maka luas bumi hanya 1:33 milyar luas akhirat. Bumi yang luasnya 500juta km persegi masih menyisakan banyak tempat untuk populasi manusia yang sudah mencapai 6 milyar jiwa. Bayangkan akhirat yang luasnya 33 milyar kali luas bumi, mungkin bisa menampung semua makhluk dijagat raya ini. Manusia dari mulai umat Nabi Adam hingga umat Nabi Muhammad. Dari mahluk ghaib hingga mahluk-mahluk yang belum kita ketahui keberadaannya, semuanya  tertampung di akhirat sana.

Apakah kamu puas dengan kehidupan dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit. [At-Taubah ayat 38]

3. Perbandingan Jarak
Adapun yang diuraikan diatas adalah perbandingan waktu dan luas akhirat dengan bumi, belum dibandingkan jarak antara keduanya, yang setiap 1 hari perjalanan kesana adalah sama dengan 50.000 tahun. Seperti dijelaskan pada ayat berikut:

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun. [Al-Ma’arij ayat 4]

kecepatan paling cepat di dunia adalah kecepatan cahaya (c)
kecepatan cahaya dalam satu detik adalah 300.000 km
jarak antara bumi dan akhirat adalah 50.000 tahun

jika 50 ribu tahun kita konversi ke dalam hitungan detik maka:
50.000 tahun x365 = 18.250.000 hari
18.250.000 hari x24 = 438.000.000 jam
438.000.000 jam x 60 = 26.280.000.000 menit
26.280.000.000 menit x 60 = 1.576.800.000.000 detik

lalu kita kalikan jarak kecepatan cahaya tiap satu detik
1.576.800.000.000 detik x 300.000 km = 473.040.000.000.000.000 kilometer

maka jarak bumi dan akhirat adalah 473.040 trilyun kilometer yang ditempuh menggunakan kecepatan cahaya selama 50 ribu tahun

4. Renungan
Kita hanya diberi informasi amatlah sedikit tentang akhirat. Semua yang diuraikan diatas itu merupakan sebuah hitungan yang disederhanakan agar kita memahami segala sesuatu yang ada di dunia ini hanyalah sedikit dan sebentar. Masih banyak kekuasaan Allah yang tidak diketahui oleh manusia, amatlah luas alam semesta yang diciptakan Allah ini. Semua yang ada di akhirat sana adalah misteri sesudah kita meninggal nanti.
wallahualam

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar